NASA Mengetahui Bukti Ilmiah Malam Lailatul Qadar, Namun Sayang Malah Ditutup-tutupi!

Lailatul Qadar adalah suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44]: 3-4)

Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97]: 1)

Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)


Jelaslah sudah dari dalil di atas maka malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dan lebih baik dari 1000 bulan. Bayangkan jika kita isi malam tersebut dengan ibadah kepada Allah maka pahalanya sama dengan pahala 1000 bulan lamanya. Subhanallah!.

Sehubungan dengan Lailatul Qadar beredar fakta ilmiah tentang Malam Lailatul Qodar ini ditutupi oleh NASA, lembaga antariksa yang kini berpusat di Amerika. Kepala lembaga Mukjizat Ilmiah Al-Qur’an dan Sunnah di Mesir, Beliau Dr. Abdul Basith As-Sayyid telah menegaskan bahwa Badan Nasional Antariksa Amerika (NASA) telah sengaja menyembunyikan kepada dunia bukti empiris ilmiah mengenai (malam) Lailatul Qodar.

Karena menurutnya sesuai dengan hadits Nabi bahwa Malam Lailatul Qodar adalah “baljah”; karena tingkat suhunya sedang, tidak ada bintang bintang atau meteor jatuh ke atmosfer bumi, dan pagi harinya matahari keluar tanpa radiasi cahaya. Sayyid menegaskan bahwa setiap hari-hari biasa ada kurang lebih 10 bintang dan 20 ribu meteor jatuh ke atmosfer bumi, terkecuali Malam Lailatul Qodar yang dimana tidak ada radiasi cahaya sekalipun. Hal ini sudah pernah ditemukan Badan Antariksa NASA 10 yang tahun lalu. Akan tetapi mereka enggan mempublikasikannya dengan alasan agar non-muslim tidak tertarik masuk untuk Islam. Pernyataan ini mengutip ucapan seorang pakar di NASA Carner, seperti yang dikutip oleh harian Al-Wafd Mesir.
       
Beliau Dr. Abdul Basith As-Sayyid dalam sebuah program TV di Mesir menegaskan, pakar Carner akhirnya memeluk Islam dan harus kehilangan jabatannya tinggi di NASA. Ini bukan pertama kalinya, NASA mendapatkan kritikan kritikan dari pakar pakar Islam. Pakar geologi Islam, Zaglol Najajr, pernah menegaskan bahwa NASA me-remove atau menghapus satu halaman situs resminya yang di publish selama 21 hari. Halaman itu Bukti nyata tentang hasil ilmiah yakni cahaya aneh yang tidak terbatas dari Ka’bah di Baitullah ke Baitul Makmur di langit.

Kalau saja NASA membeberkan saat tidak ada bintang dan meteor, pasti memudahkan orang Islam dalam mengetahui malam Lailatul Qodar!

Subhanallah sungguh mulia Allah  yang telah menciptakan alam ini, semoga kita semua mendapatkan malam lailatul qadar. Aamiin Allahumma Aamiin..