Kedua Pria Ini Mengganti Sampul Injil Dengan al-Quran dan Lihatlah Apa Yang Terjadi



tidakbiasa.com - Ada sebuah fenomena eksperimen dua pria youtubers yang sangat menarik baru-baru ini. Eksperimen yang mungkin jarang terpikirkan oleh manusia pada umumnya. Eksperimen tersebut diabadikan dalam sebuah video yang cukup memberikan inspirasi.

Eksperimen yang dilakukan kedua youtubers itu adalah mengganti sampul Injil dengan al-Quran kemudian membacakan beberapa ayat di dalamnya untuk mendapatkan penilaian dan reaksi masyarakat. Mereka melakukan hal ini hanya beberapa waktu setelah insiden Teror Paris. Antipati terhadap muslim atau Islamophobia semakin menjadi isu yang menyebar khususnya negara barat, sehingga banyak orang yang berpersepsi dangkal bahwa teror tersebut adalah tanggung jawab muslim.

Yuk lihat dulu videonya dibawah ini.



Dua Youtuber yang masing-masing bernama Sacha Harland dan Alexander Spoor telah melakukan eksperimen ini. Mereka kemudian membacakan beberapa ayat di dalam injil dan menunjukkannya kepada beberapa partisipan eksperimen yang bukan muslim. Berikut kami coba paparkan secara umum terjemahan dari video di atas.


Beberapa orang partisipan yang ditemui dan dimintai tanggapan atas ayat-yat yang dibacakan mengira bahwa ayat-ayat yang dibacakan adalah dari al-Quran karena mereka melihat sampulnya adalah Al-Quran bukan Injil. Dan menurut mereka isi kandungan dari ayat tersebut sangat ekstrem untuk sebuah kitab suci

Berikut adalah beberapa ayat injil/bible yang dibacakan oleh kedua youtubers:

“Jika dua orang laki-laki tidur bersama, maka keduanya harus dibunuh.” (Imamat 20:13).

Dan ayat lainnya disebutkan,

“Jika kamu menolak perintah-Ku, dan membenci hukum-Ku, kamu akan makan daging anak-anak laki-laki dan perempuanmu.”

Para partisipan eksperimen dipersilakan untuk menanggapi ayat-ayat tersebut, Beberala ada yang sinis, dan menganggap bahwa ayat yang dibacakan tersebut (yang mereka anggap Qur'an karena melihat sampulnya) mengajarkan kebodohan dan kekerasan.

"Jadi bagaimana pendapatmu tentang ayat-ayat yang saya bacakan tadi?" tanya Alexander Spoor

"Itu adalah hal yang bodoh..." Jawab salah satu partisipan

"Bagaimana bisa seseorang mengimani hal seperti ini... Aku sangat tak percaya.."? Jawab yang lain dengan nada sinis.

"Bagiku.. Itu seperti mengekang dan memaksamu untuk beriman pada kepercayaan mereka.." kata yang lain.

Kemudian, setelah sampul Al-Quran dilepas dari injil dan diberitahu bahwa ayat-ayat yang dibacakan tersebut adalah dari Bibel, mereka mendadak tercengang.

“What the f*ck? Seriously?!” timpal seorang wanita tua yang menjadi salah satu partisipan eksperimen tersebut.

“Unbelievable!! That is sick… that’s really sick..,” kata yang lain. karena tidak percaya bahwa yang dibacakan adalah Bible.

“Aargh… What the hell,” teriak yang lain.

Seorang wanita juga ikut berkomentar, “Aku sudah banyak mendengar kisah-kisah yang ada dalam Bibel semasa aku masih kecil, dan aku juga masuk ke sekolah Khusus Agama Kristen, tapi aku benar-benar tak tahu bahwa (ayat-ayat) itu ada di sana (Bibel).”

Jika Anda menyukai artikel ini dan merasa perlu untuk memberitahu teman Anda, silakan tekan share di bawah. Semoga semakin membuka mata dunia bahwa Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Pelajarilah dan tadaburilah al-Quran agar kita tidak tersesat dan semakin mengerti betapa agungnya agama ini.