Paris Dibom Teroris, 8 Pelaku Peledakan Tewas dan Ratusan Orang Meninggal

Kota Paris diserang dengan teror bom oleh sekelompok teroris pada Jumat malam, 13 November. Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dan lainnya luka-luka.

Serangan teroris terjadi di tiga tempat. Yaitu, di gedung kesenian Bataclan, ketika kelompok musik beraliran rock Eagles of Death Metal manggung pada Jumat malam. Ternyata di antara penonton, ada empat pria bersenjata.

Kemudian di dekat Stadion Stade de France, ketika Presiden Francois Hollande sedang menonton pertandingan antara Perancis dan Jerman, sebuah bom bunuh diri meledak dan menewaskan puluhan orang.

Dan yang terakhir di sebuah restoran Kamboja, beberapa orang dilaporkan tewas.

Berikut beberapa foto-foto saat kejadian dari berbagai sumber.





Kantor berita Agence France Presse melaporkan bahwa 7 dari 8 anggota militan itu tewas bunuh diri dengan meledakkan dirinya.

Tiga di antaranya adalah pelaku serangan di gedung konser Bataclan dengan meledakkan diri ketika polisi menerobos masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, 3 lainnya adalah pelaku bom bunuh diri yang meledak di luar Stade de France yang sedang menggelar laga persahabatan sepak bola Perancis vs Jerman yang dipadati 80.000 penonton.

Seorang lagi juga tewas dengan mendetonasi dirinya di jalanan di bagian timur Paris.

Satu-satunya pelaku yang ditembak mati polisi adalah rekan dari 3 pelaku penembakan dan penyanderaan di gedung konser tersebut.

Serangan teroris terburuk dalam sejarah Perancis terjadi pada Jumat malam kemarin ketika 7 serangan berupa bom dan penembakan terjadi di 6 lokasi yang berbeda, mengakibatkan lebih dari 150 orang tewas.

Presiden Prancis, Francois Hollande telah mengumumkan keadaan darurat pertama di Perancis sejak Perang Dunia II.