Merokok Satu Bungkus Sehari Mampu Namun Kenapa Berqurban Setahun Sekali Tidak?


tidakbiasa.com - Hari raya Qurban semakin dekat. Artinya, di hari raya tersebut setiap umat Muslim tentu telah bersiap-siap menunaikan kewajiban berupa pemotongan hewan Qurban. Tetapi sayang sekali, masih banyak sekali di masyarakat ini yang belum bersungguh-sungguh berupaya untuk berkurban. Padahal itu adalah petunjuk yang disyariatkan Allah. Yang kisahnya diceritakan dalam kitabullah yakni kisah Nabi Ibrahim as dan anaknya Ismail as. Sebagian besar umat muslim masih menganggap dirinya tidak mampu, dan mirisnya hal ini jelas bertolak belakang dengan kehidupan keseharianya.

Kita ambil contoh banyak masyarakat kita yang rela menghabiskan uangnya untuk merokok yang menghamburkan uang untuk hal yang tidak ada manfaatnya bahkan lebih banyak mendatangkan mudharat. Walaupun sebagian besar ulama mengharamkan rokok tetapi tetap saja para perokok tidak bergeming dan berdalih bahwa rokok adalah suatu yang dibolehkan. Singkatnya, bagi para perokok kesehariannya adalah membuang uang dengan aktivitas yang diharamkan Allah.

Sebuah gambar spanduk yang berisi pesan sindiran terhadap para perokok kini sedang tren menjadi perbincangan di media sosial oleh para netizen. Dalam spanduk tersebut para perokok yang memiliki kebiasaan merokok sehari 1 bungkus, bila dikumpulkan dalam setahun akan terkumpul uang minimal 4 juta rupiah. Tetapi mengapa masih menganggap dirinya orang yang tidak mampu untuk berkurban yang hanya satu kali dalam setahun?

“MEROKOK 1 hari Rp.12.000/Bungkus, 1 Bulan RP.360.000, 1 Tahun Rp.4.320.000, QURBAN SETAHUN SEKALI BILANG GAK MAMPU?” demikian bunyi pesan dari foto spanduk yang rame menjadi bahan perbincangan di sosial media.

Komedian ternama Cak Lontong tentu akan berujar MIKIR dengan fakta ini? Bagaimana dengan Anda?