Misteri Suatu Tanda Besar Kiamat (Matahari Terbit Dari Arah Barat)

tidakbiasa.com - Hari akhir atau yang kita sebut kiamat itu semakin dekat. Sebagai manusia yang beriman maka wajib hukumnya mengimani kepada hari kiamat. Karena jika tidak maka tentulah dia termasuk orang-orang yang celaka yakni kafir atau munafik. Golongan kafir dan munafik mengingkari kiamat sebab merasa bahwa kehidupan dunia adalah kekal dan tiada hari berbangkit.


Akan ada banyak tanda sebelum kejadian mengerikan itu terjadi. Baik yang terjadi di zaman Nabi seperti terbelahnya bulan, maupun yang akan terjadi di akhir zaman.

Tanda-tanda besar akan dekatnya Hari Kiamat yaitu terbitnya matahari dari Barat. Bagaimanakah kejadiannya? Apa saja yang terjadi ketika itu? Siapa saja yang menyaksikannya?

Berikut kami rinci pemaparannya.

Penjelasan As-Sunnah

Dalam hadist shahih riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar al-Ghifari. Rasulullah bertanya kepada sahabatnya;

"Apakah kalian mengetahui ke arah mana perginya (terbenamnya) matahari?”

“Allah Ta’ala dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” jawab para sahabat yang mulia.

“Sesungguhnya,” tutur Nabi Muhammad, “matahari berjalan hingga berhenti di bawah ‘Arsy. Lalu bersujud.”

Terus seperti itu, hingga difirmankan kepadanya, “Bangkitlah! Ke tempat semula.”

Kejadian itu pun berlangsung sekian lama sebagaimana dijelaskan oleh Baginda Rasulullah yang mulia, “Matahari pun terbit dari tempat semula. Lalu berjalan tanpa ada seorang pun manusia yang mengingkari hingga berhenti pada posisinya di bawah ‘Arsy.”

Hingga waktu tertentu yang dikehendaki Allah Ta’ala, Dia pun berfirman kepada matahari, “Bangkitlah! Terbitlah dari tempat terbenammu.”

Ketika itu, tutur Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan, “Hal itu terjadi ketika keimanan seseorang yang belum pernah beriman tidak lagi bermanfaat.”

Pintu Taubat Ditutup

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa terdapat pintu seluas tujuh puluh tahun perjalanan di tempat terbenamnya matahari. Itulah tempat yang kelak digunakan oleh matahari untuk keluar sebagai salah satu tanda besar akan terjadinya Hari Kiamat.

Pintu tersebut bermakna pula sebagai pintu taubat. Maknanya, tidak diterima taubat seseorang setelah terbitnya matahari dari arah Barat. Ketika matahari telah terbit dari barat, maka setiap manusia berbondong-bondong beriman kepada Allah, berbuat kebajikan dan bertaubat namun hal itu telah sia-sia.

Dari Ibnu Amr, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya tanda besar yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari arah terbenamnya, lalu keluarlah binatang melata ke hadapan manusia pada waktu Dhuha.”

Selanjutnya, Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menerangkan, “Yang pertama terjadi Sebelum Kiamat adalah munculnya Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam, lalu terbitnya matahari dari barat.”

Wahai sobat yang jelas kiamat pasti akan terjadi dan semakin dekat! Hari Penghisaban semakin dekat, bagaimana jika timbangan kebaikan kita ternyata kalah berat dengan amal buruk kita? Yuk sobat renungkan dan kembalilah ke jalan yang lurus, yaitu Islam secara kaffah. Yang sesuai petunjuk Allah melalui Rasulullah.
Semoga kita dikumpulkan Allah di hari akhir kelak sebagai manusia-manusia yang mendapat naungan dimana hanya Allah lah sebaik-baik pelindung. Aamiin.

Wallahu a’lam bish shawwab.